Menjaga Kesehatan Dapur merupakan hal penting dalam rumah, apalagi dalam bisnis catering, padahal dari tempat inilah makanan diolah dan disajikan untuk seluruh pelanggan. Hal ini menyebabkan dapur sangat memungkinkan menjadi sarang kuman dan sebagai sumber penularan penyakit. Untuk menghindari hal tersebut, tentu harus menjaga dapur tetap bersih yang bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

Menjaga Kebersihan Spons

Busa atau spons pembersih untuk mencuci perlengkapan makan atau perlengkapan memasak, sebaiknya dipisah. Dan apabila sudah terlihat kotor, segera dibersihkan dengan larutan disinfekta atau menggunakan air hangat dan larutan pemutih. Dan apabila kotoran sudah sulit untuk dibersihkan, segera ganti dengan spons yang baru. Untuk bisnis catering ini sebaiknya dipersiapkan stok spons dalam jumlah yang cukup banyak.

Kebersihan Papan Pemotong

Setiap hari anda tentu mengkonsumsi jenis makanan yang berbeda, baik daging maupun sayur. Dan bagi anda yang ingin menciptakan dapur sehat, Sebaiknya gunakan papan pemotong yang berbeda untuk tiap jenis hidangan khususnya untuk sayur dan daging. Setelah digunakan segera cuci dengan sabun dan dibilas dengan bersih, bakteri sejenis Salmonella (bakteri yang dapat mengakibatkan keracunan) yang bersumber dari daging dapat hilang.

Perhatikan Penyajian Makanan

Dinginkan makanan yang belum dimakan dalam waktu dua jam setelah selesai memasak. Apabila ingin memanaskan makanan, pastikan telah mencapai suhu minimal 165 derajat Fahrenheit atau 74 derajat Celcius. Suhu dibawah 74 derajad tidak cukup untuk mematikan bakteri.
Jangan memanaskan makanan dengan menggunakan air panas atau di meja penyajian, karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri pada makanan. Sedangkan untuk makanan beku, taruh sementara di dalam kulkas sebelum siap dikonsumsi.

Segera Buang Makanan Basi

Makanan yang sudah tidak layak dimakan harus segera dibuang, Apalagi jika makanan tersebut sudah tidak lagi dikonsumsi selama tiga hari, termasuk apabila masakan tersebut telah dipanaskan. Hal ini untuk menghindari, bakteri dan virus menyebar ke jenis makanan yang masih baru.